Wednesday, December 19, 2012

katanya katanya

Ada seorang adik berkata kepada saya, buat apa jilbab lebar – lebar, toh kemarin adek dengar, ada dulu akhwat jilbabnya lebar, tapi sekarang udah lepas tendanya alias g berjilbab lagi... ngapain pake pake jilbab lebar, jika ujung ujungnya g apke jilbab. Mendingan pake jilbab yang biasa – biasa aja...
                Lalu, ada seorang akhwat juga yang cerita . Dek dulu pas kakak masih sekolah, ada adek dia anggun banget, jilbabnya lebar, cantiik, duhhh, ademmm banget kalau liat dia, suka menundukkan pandangan, manis, pokoknya akhwat bangetlah, tapi waktu itu,  kakak ngeliat dia jalan sama cowoknya, spontan kaget, awal nya sih g percaya, tapi klao diliat dari deket emang dia, malah jilbabnya udah pendek sekarang... L
                Astaghfirullah....
                Hmm, memang sangat miris mendengar cerita dari dua orang yang dekat sama gina. Sedihnya bukan main. Sedih rasanya ketika menjumpai orang yang memilki akhlak yang bagus, namun – namun tiba – tiba berubah drastis...,
Seketika itu, gina merasa takut, takut jika hati ini jauh dengan Allah. Karna apabila hati ini sudah jauh , maksiat itu akan mudah dilakukan..Astaghfirullah
 apalagi di zaman sekarang, ketika orang susah memberikan loyalitas kepada siapapun. Yang katanya alim tapi koruosi, pezina dijadikan tokoh publik, yang diberi amanah berkhianat, yang shaleh sibuk sendiri, dan banyak lagi yang kita lihat... naudzubillahmin zalik..
                pada setia diri manusia memilki potensi untuk berbuat maksiat maupun berbuat sholeh. Tergantung pada  pendekatan diri manusia tersebut dengan Allah serta lingkungan yang membentuknya. For example, mungkin kita pernah dengar dia dahulu, berasal dari keluarga yang broken home, suka mabuk mabukan , preman abiss, tapi beberpa tahun kemusia dia menjadi seorang ustad. Ada mungkin kita lihat dia merupakan anak yang cerdas, baik, dan sholeh, tapi kita dengar dia meninggal karna overdosis..
                kalau dulunya jelek, trus jadi baik , itu baguss... tapi dulunya baik jadi jelek waduuh itu bahaya... sob, jangan sampai kita termasuk orang pada pilihan kedua. Walaupun memang diakhir zaman , banyak edan . tapi ini, bukan keputusan untuk tidak mengupgrade diri.. dikala orang bayak berbuat dosa, mengapa kita malu untuk berbuat baik ya kan...
                seperti masalah diatas, tak mau berjilbab, karena melihat banyak orang yang berjilbab prilaku nya tidak mencerminkan apa yang ia kenakan, sehingga termindset pada pikiran mereka , g usah pake jilbab, toh banyak orang yang berjilbab banyak buat dosa..
                banyak orang terhambat untuk berbuat baik, karena kekecewaan dengan realitas yang ada. Tidak mau mengupgrade diri, hanya bertahan di garis standar...
                sob, ingat kan akhirat yang kekal, dunia hanya senda gurau dan permainan... Ingat baik – baik y.... .., ketika banyak orang berfikiran seperti itu, mengapa kita tidak mengupgrade diri untuk lebih baik, mengapa kita tidak berfikir saya harus jauh lebih baik, mengpa kita harus kecewa. Surga itu dihadiahkan kepada mukmin , kepda orang yang bertkawa, kepAda orang yang selalu menyandarkan kehidupannya Allah.
                Ketika banyak orang berjilbab tapi tak seperti jilbab, kita harus jadi orang yang berjjilbab yang akhlaknya seperti jilbab itu, berApa kali lipat pahala yang kIta daptkan kan..., pasang mimpi terbesarmu untuk bisa melihat Dzat Allah, bisa bertemu Rasuul di surga... karena itulah membangkit energi untuk berbuat baik untuk kedepannya.
                Gina bukan lah lebih baik dari teman – teman semua, mungkin gina jauh lebih buruk... tetapi sebagai saudara sudah sepantasnya untuk mengingatkkan...
salaam ukhuwah

1 comment:

  1. Yupz ukh, kita memang harus saling mengingatkan..
    Semoga kita dan saudari2 kita tetap di beri kemantapan untuk berhijab..

    Syukron telah banyak menghiasi hari-hari ini dengan semangatmu, ukhty..
    ^_^

    ReplyDelete